BREVET KEHORMATAN TNI AU TELAH TURUN

by Desember 20, 2017
Berita Utama Hankam 0   631 views 0

Paradigmaindonesia-Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan brevet wings kehormatan TNI AU kepada Kapolri, KSAD, dan KSAL

Jakarta – TNI Angkatan Udara (AU) memberikan brevet wings atau penerbang kehormatan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Mulyono, dan KSAL Laksamana Ade Supandi. Upacara pemberian brevet dipimpin langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto selaku KSAU.

“Hari ini kita laksanakan terbang dengan pesawat Sukhoi. Dan tujuannya adalah memberikan Wings Kehormatan kepada Kapolri, Kepala Staf Angkatan Darat, dan Kepala Staf Angkatan Laut,” kata Hadi di gedung Suma, Pangkalan Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12/2017).

Hadi menerangkan awalnya ingin mengajak Kapolri, KSAD, dan KSAL terbang dengan formasi 2 versus 2. Tetapi rintik hujan yang turun membuat rencana batal dan akhirnya hanya melakukan formasi right echelon.

“Cuaca karena memang kurang bagus jadi hanya exercise itu (right echelon) yang kita laksanakan. Rencananya mau kita laksanakan adalah exercise 2 V 2,” ujar Hadi.

Hadi menjelaskan formasi 2 V 2 adalah dua pesawat tempur lawan dua pesawat tempur di udara. Formasi tersebut biasanya digunakan untuk mengunci posisi pesawat musuh di udara.

Tampak brevet wings kehormatan TNI AU terpasang di bagian dada sebelah kiri menggantikan nametagTampak brevet wings kehormatan TNI AU terpasang di bagian dada sebelah kiri menggantikan nametag

“Dua lawan dua di udara adalah exercise yang biasa kita lakukan apabila kita melakukan intersect (memotong) pesawat-pesawat musuh dan itu pun dikendalikan radar yang ada di bawah atau ground control intersection,” jelas Hadi.

Sebelum brevet diserahkan, TNI AU mengajak Kapolri, KSAD, dan KSAL terbang di ketinggian 10.000-25.000 kaki. Hadi ingin Kapolri, KSAD, dan KSAL merasakan sensasi menjadi penerbang TNI AU.

Sebelum terbang, keempatnya di-briefing tata cara menerbangkan. Dalam briefing, diberitahukan keempatnya akan diajak terbang oleh 4 penerbang TNI AU menggunakan pesawat tempur Sukhoi 30 MK 2 yang akan melakukan manuver air combat tactical 2 versus 2.

Empat pesawat Sukhoi yang akan terbang pagi ini didatangkan dari Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Usai briefing, Kapolri, Panglima TNI, KSAL, dan KSAU mengikuti cek kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah.

(aud/jbr/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *