BEKING TANAH SENGKETA MAKIN GILA

by Desember 22, 2017
Berita Utama Daerah 0   1.2K views 0

Surabaya,22 Desember 2017

Paradigmaindonesia – Beking lahan sengketa semakin menyempit : penilaian  bagi warga  sekitar tambak dalem baru barat wilayah kelurahan asemrowo surabaya. Pemicu kemarahan warga adalah  sebagai pengusaha yang menyewa oknum untuk mengklaim atas tanah seluas =13 Ha di wilayah tersebut dengan bukti kepemilikan sertifikat HGB anggapan mereka sah dan  Ida wahyu pratiwi (46) ahli waris dari sukiaji dan sudarmo jugak memiliki tanah seluas=13 Ha di wilayah yang sama dengan kepemilikan bukti petok No: 638 dan No:149 persil 15 dari 2 krawangan desa/kelurahan asem rowo SPPT PBB Nop : 35.78.182.003.002.0419. atas nama Ida Wahyu Pertiwi  yang sampai sat ini tercatat di kelurahaan asem rowo Surabaya, letter (C ) juga  belum berubah masih atas nama Sukiadji Bin Djojodiharjo, warga sekitar punya pemikiran positif setelah walikota surabaya Tri Rismaharini, tidak menanggapi atau belum tahu?. permasalahan ini, justru mendatangkan alat berat dan anggota satpol PP. Sekitar 40 personel dan dibantu dari babinsa dari kodim (0830) surabaya utara untuk membatu jalanyanya aliran air, setelah dikonfirmasi oleh awak media tokoh /warga setempat atas nama (H.L) kami warga disini sangat berterimakasih kepada bu Risma yang tidak membedakan antara warga miskin dan kaya, dan selalu mengakui bahwa kita orang miskin juga rakyatnya.

Disisi lain tentang tanah mereka  mengatakan “saya warga negara indonesia lahir di indonesia, kalau tidak boleh tinggal disini terus tinggal dimana. Padahal orang yang mau ngusir kami tidak tau itu lahirnya dimana dan dari keturunan apa”.

Disisi lain beberapa pengusaha ingin saling memiliki salah satunya (W) Dari PT.Bribades yang sudah mati tahun 2012 dan sekarang bisa hidup lagi tahun 2016. ( W) seorang pengusaha kaya  yang bisa menutup  mulut dan mata oknum penjabat, bisa melenggang kemanapun padahal permasalahn dengan H. Nurhadi belum selesai, sidang lanjutan terbuka untuk umum pada hari selasa (11/11/2014) diruang tirta 2 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi tauchid, lurah asemrowo.

Materi pokok dalam persidangan wenas melalui kuasa hukumnya Pieter menggugat H.Nurhadi pemilik lahan kawasan tambak pring tambak dalam Kelurahan Asemrowo Surabaya. Lahan tersebut katanya juga milik wenas dengan bukti kepemilikan sertfikat HGB.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *