Awak Kapal Selam TNI Angkatan Laut Bertambah 30 Personil

by Mei 25, 2018
Angkatan Laut TNI 0   1.5K views 0

Surabaya,ParadigmaIndonesia.com – 24/5/2018 Awak kapal selam TNI Angkatan Laut bertambah, setelah Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Laksma TNI Maman Firmansyah menutup dan melantik 30 siswa Dikbrevet Kapal selam angkatan ke-52 di Lapangan Apel Kodikopsla, Ujung, Surabaya (24/5).

Ketigapuluh awak kapal selam tersebut, selanjutnya akan menempati tugas barunya di satuan Kapal Selam Komando Armada II di Surabaya, yang beberapa waktu lalu mendapat tambahan armada baru yaitu KRI Ardadedali-404 produksi Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan (Korsel).

Dalam sambutannya, Dankodikopsla mengatakan bahwa Kapal selam sebagai salah satu alat utama sistem senjata TNI AL, merupakan senjata yang paling strategis karena tidak mudah diseteksi dan  mampu melakukan manuver pendadakan yang sangat tinggi. “Dengan lingkungan kerja yang sangat khusus maka kapal selam memerlukan personel pengawak yang handal terutama dari segi mental dan kedisiplinan,” ujarnya.

Dihadapkan pada tugas-tugas di masa mendatang yang semakin berat, sebagai seorang pengawak kapal selam akan menjadi tumpuan kekuatan bawah laut untuk menghasilkan keterpaduan kekuatan baik dari kapal atas air maupun bawah air. “Saya berharap kepada seluruh mantan siswa Dikcawak kasel untuk selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan sejalan dengan perkembangan jaman,” ujarnya lagi.

Hal ini perlu saya tekankan karena pentingnya peran kapal selam sebagai kekuatan laut khususnya kekuatan bawah air karena semakin berkembangnya dinamika permasalahan di laut sangat dibutuhkan analisa yang tajam dan kecepatan bertindak yang didukung kekompakan setiap awak kapal selam. “Saya ingatkan, tugas kalian cukup berat karena berada pada lingkungan yang serba terbatas dan beropreasi di bawah permukaan laut,” ujar Dankodikopsla.

Untuk itu, Dankodikopsla berpesan agar selalu menjaga jaga  kondisi fisik dan mental agar tetap prima, pantang menyerah sesuai dengan semboyan satuan kapal selam “wira ananta rudhira” yang berarti tabah sampai akhir, sehingga ada rasa kebanggaan tersendiri sebagai pengawak kapal selam dalam rangka pengamanan integritas kedaulatan NKRI.*(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *