Bantu Masyarakat, TNI akan Bangun RS di Kawasan Lanud Pekanbaru

by Februari 4, 2018

Paradigmaindonesia, Pekanbaru – Tim Kemenhan bersama Dinas Kesehatan TNI AU meninjau lahan yang akan dibangun rumah sakit untuk Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru. Rencana pembangunan rumah sakit ini dapat menampung 150 pasien.

Demikian disampaikan, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono kepada detikcom, Minggu (4/2/2018). Age menjelaskan tim Kemenhan yang dimpimpon Dirkes Ditjen Kuathan, Laksma TNI dr Arie Zakaria. Dari Dinas Kesehatan TNI AU diwakili Letkol Kes Taufik.

Rombongan Kemenhan dan Diskesau meninjau tanah pencadangan yang telah dibebaskan Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn).

“Kedatangan tim kemarin merupakan tindak lanjut dari pembebasan lahan warga di tahap pertama tahun 2017 silam. Saat itu Lanud Rsn dimpimpin Marsma Henri Alfiandi,” kata Age.

Age menjelaskan, pada tahun lalu Lanud Rsn sudah membebaskan lahan warga yang berada di lahan pencadangan seluas 8.000 meter persegi.

“Sejak lahan dibebaskan, tim Kemenhan dan TNI AU sudah dua kali meninjau lokasi tersebut. Tentunya semua itu untuk mempercepat realisasi pembangunan RS TNI AU di Pekanbaru,” kata Age.

Masih menurut Age, sesuai dengan arahan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, bahwa Lanud Rsn selain menjaga kedaulatan udara, juga keberadaanya juga untuk masyarakat sekitar.

Karenanya, Lanud Rsn akan membangun RS yang lebih besar lagi dari yang sudah ada. Rumah sakit TNI AU ini akan dibangun di sekitaran jalan Adi Sucipto dan jalan Rambutan. Rumah sakit tersebut nantinya bisa menampung 150 pasien.

“Lokasi rumah sakit nantinya di sekitar pos TNI AU, sehingga masyarakat lebih mudah akses karena letaknya yang strategis berada di lingkungan masyarakat,” kata Age.

Bila rumah sakit TNI AU ini telah siap dibangun, diharapkan akan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Pekanbaru, terutama warga di sekitaran komplek TNI AU.

“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau (Andi Rachman) dan DPRD Riau atas atensi dan dukungannya dalam membebaskan lahan warga di tanah pencadangan,” tutup Age

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *