Begini cara Alumni SMP Sapta Marga 89, Rajut Kebersamaan setelah 26 Tahun berpisah

by Februari 19, 2019
Berita Komunitas 0   567 views 0

 

Surabaya, paradigmaindonesia.com- Gelak tawa, kangen-kangenan saling merangkul sesama lintas kelas mewarnai acara reuni SMP Sapta Marga angkatan 1989 yang digelar pada Minggu, 17 /2 yang di Lembah Rolaq kawasan ketintang Surabaya.
Acara reuni yang diprakarsai panitia alumni Sapmar 1988 yang diikuti tak kurang dari 50 alumni beserta keluarganya masing masing berlangsung dengan susana kebersamaan.
Ketua Panitia reuni Sarman dalam sambutan nya, mengatakan bahwa kami merasa bahagia dan terharu atas terlaksananya reuni ini, walaupun dalam perjalan waktu banyak rintangan dan halangan, tapi atas terlaksananya acara ini kami begitu sangat bahagia dan bangga apalagi dengan antusiasnya seluruh para peserta reuni mengikuti seluruh rangkain acara dengan begitu bahagianya
“Teman teman semua, terimakasih untuk sukacita dan kebersamaan hari ini. Makasih buanyaak untukk team panitia rela mengorbankan waktunya hingga acara ini berlangusng dalam suasana kebersamaan. ” ujarnya
Reuni kali ini juga dihadari Ibu Enny mantan guru Sapta Marga. ” Saya terimakasih telah diundang dalam acara ini. saya juga mohon maaf jika dulu saya pernah memarahi kalian. Namun itu semua untuk kebaikan kalian dimasa mendatang.” tuturnya dengan berliang air mata.
Sementara suasana silaturahmi ini semakin akrab dengan bernyanyi bersama bersama acara dilanjutkan dengan makan bersama dan poto bersama. Acara reuni ditandai pemberian tali asih atau kenang-kenangan oleh panitia reuni kepada mantan guru dan beberapa alumni serta dimeriahkan dengan hadia dorprize
Dari pantauan Prestasijatim.com acara tampak sangat mengharukan sekaligus grembira ketika para sesama alumni menceritakan kisah-kisah saat menggunakan celana pendek biru dan baju putih, masing masing. Satu cerita dengan cerita lain saling bersahutan. Seakan waktu berpisah 26 tahun sudah terlupakan.
Diakhir acara, Sarman mengucapkan rasa bangga dan apresiasi kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara reuni ini dan para undagan yang menyempatakan hadir serta mantan guru pengajar yang rela mengikuti acara dari awal hingga selesai.
Ditemui usai acara, pengagas awal Group WA alumni Sapta, Wulan, Suyatik, Sarman, Kurniawan mengaku tak mudah untuk mengumpulkan anggota alumnus yang berjumlah sekitar 40 orang ini. Mereka sudah menyebar ke mana-mana. Apalagi alamat mereka juga sulit dicari.
“Namun, berkat kerja keras panitia kecil Reuni Sapta Marga kegitan reuni bisa terlaksana. ” tambah Suyatik dan Halus pantia reuni . “Kita juga berusaha semaksimal mungkin bisa mencari dan menghubungi teman-teman yang terdeteksi, dan alhamdullilah sebagian ditemukan dan bisa hadir dalam acara reuni.” tambah Sarman dengan mata berkaca kaca.
Senada dikatakan Suryanto atau yang akrab disapa Dsanto salah satu panitia Acara Reuni, menurutnya 26 tahun bukanlah waktu yang singkat, dengan kesibukan rutinitas tidak terasa waktu sepanjang itu telah berlalu. Tak heran saat melakukan pertemuan alumnus yang dikemas dalam acara reuni suasana terasa istimewa.
“Sayangnya masih banyak alumni yang belum teridentifikasi. Mudah-mudahan bisa terbantu dari teman-teman. Setiap kegiatan kami nantinya akan kami report di grup Wa dan facebook. ini demi bersama dan keberasmaan, untuk pertemuan pertemuan selanjutnya dikemudian hari. ” kata Hari dan Dila yang juga panitia Reuni. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *