Begini cara PPNI Jember aktif dalam penanganan Bencana

by Januari 14, 2019

Jember, paradigma Indonesia.com- Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.(Undang Nomor 24 Tahun 2007)
Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Pada bagian selatan dan timur Indonesia terdapat sabuk vulkanik (volcanic arc) yang memanjang dari Pulau Sumatera – Jawa – Nusa Tenggara – Sulawesi, yang sisinya berupa pegunungan vulkanik tua dan dataran rendah yang sebagian didominasi oleh rawa-rawa. Kondisi tersebut sangat berpotensi sekaligus rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir dan tanah longsor. Data menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kegempaan yang tinggi di dunia, lebih dari 10 kali lipat tingkat kegempaan di Amerika Serikat (Arnold, 1986).
Salah satu bentuk nyata yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia di Kabupaten Jember dalam Penanganan Bencana maka tanggal 16 Desember 2018 Pengurus DPD PPNI Kabupaten Jember dengan di dampingi Pengurus DPW PPNI Propinsi Jawa Timur mengukuhkan 78 orang Perawat terlatih dalam suatu wadah SATGAS PERSIGANA DPD PPNI KABUPATEN JEMBER sebagai perwujudan unsur keterlibatan masyarakat dalam penanganan bencana sesuai simbol segitiga pada Kebencanaan bahwa mengatasi bencana perlu keterlibatan dari Pemerintah – Masyarakat – Dunia Usaha
SATGAS PERSIGANA DPD PPNI Kabupaten Jember iterbentuk bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata Perawat dalam rangka ikut membantu penanganan bencana sesuai dengan Makna LOGO SATGAS PERSIGANA yaitu Persigana Merupakan satuan tugas dibawah komando PPNI dalam Kesiapsiagaan dan Pertolongan Kedauratan Bencana di wilayah NKRI.
Peran Perawat Persigana pada situasi Pra Bencana adalah ikut berperan aktif dalam memberikan penguatan dalam Kesiapsiagaan yaitu
1. Memberikan edukasi dan pembelajaran kebencanaan di tatanan individu, keluarga , masyarakat dan kelompok- kelompok rentan (Anak Sekolah , Lansia , Ibu Hamil dll)
2. Ikut terlibat dalam pemetaan wilayah rawan bencana dan pemetaan faktor resiko bencana
3. Ikut terlibat dalam Pendataan terhadap kelompok rentan pada wilayah rawan bencana
4. Memberikan pelatihan kepada TIM Relawan Bencana dalam penyiapan Ketrampian menolong korban bencana yang benar (Pelatihan BLS bagi Masyarakat Awam)
5. Menyiakan Kader – Kader Tangguh Bencana yaitu dengan memberikan penyuluhan kepada sekolah – sekolah dasar dan menengah
Peran Perawat Persigana pada situasi Saat Bencana adalah ikut terlibat aktif bersama sama tim relawan bencana dalam penatalaksanaan kedaruratan yaitu
1. Berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Daerah untuk ikut serta Membantu evakuasi korban dan melakukan perawatan sesuai dengan keilmuan yang dimiliki di bidang kegawat daruratan (Identifikasi Kegawatan Daruratan, Perawatan Luka dll )
2. Bergabung dengan Tim Kesehatan lainya dalam penanganan Pengungsi yang memerlukan perawatan
3. Mendirikan Pos Kesehatan di Pengungsian (Jika di perlukan)
4. Melakukan Trauma Healing pada korban Bencana di pengungsian
Peran Perawat Persigana pada situasi Pasca Bencana adalah ikut terlibat aktif dalam pemulihan khususnya di bidang kesehatan yaitu dengan melakukan kegiatan pemeriksaan kualitas lingkungan, pemeriksaan kesehatan dan lain – lain. (Oleh : H. ASRAH JOYO WIDONO, S.Kep.M.Si-Ketua DPD Persatuan Perawat nasional Indonesia(PPNI ) Kab Jember)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *