Bupati Sri Disebut Diundang Donald Trump, Ini Kata Pemkab Talaud

by Januari 14, 2018
Berita 0   219 views 0

Bupati Talaud Sri Mahyumi Maria Manalip di Amerika Serikat (Instagram)

Paradigmaindonesia, Jakarta – Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria pergi ke Amerika Serikat (AS) tanpa izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Hal ini membuatnya dinonaktifkan selama 3 bulan.

Hal ini dibenarkan pihak Pemerintah Kabupaten Talaud. Surat keputusan penonaktifan Sri juga sudah keluar. Hanya, SK itu belum diterima Sri.

Lalu beredar informasi di media sosial yang menyebut Sri ke AS karena diundang Presiden AS Donald Trump. Terkait hal tersebut, Kabag Humas Pemkab Talaud Femy Unsong mengatakan Sri mendapatkan undangan dari Konsulat Jenderal AS.

Femy mengatakan tak tertutup kemungkinan undangan tersebut berasal dari Trump.

“Undangan itu dari Konsulat Jenderal Amerika yang ada di Indonesia. Ya mungkin dari presiden lewat konsulat jenderal,” ujar Femy saat dihubungi detikcom, Sabtu (13/1/2018).

Dia mengatakan Sri Wahyumi ke AS karena mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan soal ekonomi maritim. Sri Wahyumi diundang bersama 5 orang lainnya yang berasal dari kalangan profesional dan yayasan.

“Kegiatannya belajar tentang ekonomi maritim. Undangannya dari Konsulat Jenderal Amerika yang ada di Indonesia,” kata Femy.

Dia mengatakan undangan kepada Sri atas seleksi yang dilakukan panitia acara. Sri disebut hanya sekali ke AS.

“Cuma satu kali saja, 22 Oktober. Kembali dari Amerika tanggal 12 November,” ujar Femy.

Sebelumnya diberitakan, Mendagri Tjahjo Kumolo menonaktifkan Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip selama 3 bulan. Bupati Sri dinonaktifkan karena dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan tanpa izin.

Keputusan ini diambil setelah tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengecek laporan soal pergi tanpa izin tersebut. Sri juga telah mengakui hal itu.

(jbr/tor/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *