Danlanal Yogyakarta Hadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2019

by Juni 1, 2019
Angkatan Laut Berita Daerah TNI 0   223 views 0

 


Yogyakarta, paradigmaindonesia.com – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Yogyakarta, Lantamal V, Koarmada II, Kolonel Marinir Bambang Adriantoro menghadiri Upacara Bendera dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2019, Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019 ini mengusung Tema ” Kita Indonesia Kita Pancasila ” diLapangan monumen Pancasila Kentungan D.I Yigyakarta, Sabtu,01/019.

Wakil Gubenur D.I Yogyakarta bertindak selaku Inspektur upacara Paku Alam ke X, Dalam Sambutannya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (Ka BPIP RI) mengatakan bahwa pada tanggal 1 Juni 2019 ini kita patut panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kita dapat berkumpul dan mengadakan upacara untuk memperingati hari kelahiran Pancasila. Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan “tanah air Indonesia”. Kesatuan gugusan pulau yang berada di antara dua Samudra, Pasifik dan Hindia, serta di antara dua Benua, Asia dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah-air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara. Di wilayah Nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam. Keberagaman secara natural merupakan karakteristik darl keindonesiaan. Demiklan pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang. Kita Indonesia hldup dan bahagia dalam keberagaman.

Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara darl Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai nilai Pancasila, kita akui bahwa ekslstensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan soslologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses intemalisasi sekaligus pengamalan nilal nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehldupan sehari hari.

Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai nllal inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadl suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancaslla setiap tanggal 1Juni merupakan suatu keniscayaan. Pertama kita berusaha mengenang dan mereneksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Kamo pemah disebut “JAS MERAH”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komltmen terhadap Ideologi negara Itulah kita memperingatl hari kelahiran Pancasila sebagal salah satu kebanggaan nasional (national pride).

Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh “panltla kecll” tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terplsahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak dipertukan Iagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang Iebih balk. Pancasila sebagai “Ieltstars dinamls”, bintang penuntun mengandung visi dan mlsi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Sebagai energl positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam mereallsasl visi dan mlsl bangsa Indonesia.

Tampak hadir dalam upacara tersebut antara lain Kapolda D.l Yogyakarta, Danrem 072/PMK, DanLanal Yogyakarta, Gubenur AAU diwakilkan, Kajati D.I Yogyakarta serta Unsur Forkompimda.

Sedangkan di Lapangan Mako Lanal Yogyakarta Jl. Melati Wetan 62 Baciro, Kec. Gondokusuman Yogyakarta juga berlangsung Upacara Hari Lahir Pancasila Thn 2019, dengan Irup Palaksa Lanal Yogyakarta Letkol Laut (P) R. Haryo Wiji Pratomo, yang diikuti seluruh Prajurit Dan PNS Lanal Yogyakarta. (lntmlv /wan/yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.