Guru BK Yayasan Hang Tuah di Ajari Edu Grafologi

by Februari 22, 2019

Surabaya, paradigmaindonesia- Sebanyak 55 Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Satuan-Satuan Pendidikan dilingkungan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Jum’at,(22/2) mengikuti seminar “ EDU GRAFOLOGI” yang di selenggarakan di Gedung Multi Media SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo dengan narasumber tunggal Rahmadsyah M.NLP,C. HT dari Founder Mahir Public Speaking School Kemang Jakarta Selatan.
Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Drs SD Seputra, S.K.M., M.M selaku Ketua penyelenggara mengaharapkan kehadiran para guru BK yang terdiri dari guru BK tingkat SMP, SMA, SMK seta beberapa guru SD agar menyimak apa – apa yang akan di sampaikan oleh nara sumber guna meningkatkan kemampuan sebagai guru BK di sekolahnya masing-masing.
Tugas guru BK dalam kesehariannya antara lain sebagai tempat curhat terpercaya, mediator antara orang tua dan siswa, sebagai fasilisator untuk mengetahui minat dan bakat siswa, sebagai motivator siswa agar mampu bersaing meraih prestasi secara sehat juga sebagai mediator siswa dengan perusahaan atau universitas . Dengan begitu beratnya tugas dan tanggung jawab guru BK, maka di selenggarakan seminar “EDU GRAFOLOGI” untuk mendukung kelancaran tugas dimasa mendatang.
Menurut narasumber Rahmadsyah , Grafologi ini mempelajari tentang bagaimana cara seseorang berfikir/ bertindak yang bisa di lihat lewat tulisan tangan . Grafologi sangat berkaitan dengan otak manusia karena pada saat sesorang menuliskan sesuatu seluruh bagian otaknya seperti bagian berbicara, bagian menganalisa, bagian motorik halus, itu bergerak seluruhnya.
Pengetahuan grafologi sangat bermanfaat bagi para guru, karena dengan mempelajari grafologi, guru bisa memahami cara komunikasi siswa , bisa memahami perilaku karakter siswa, bahkan bisa juga seorang guru nantinya untuk mengarahkan siswa , kekuatan- kekuatan siswa apa, bagusnya untuk konsentrasi di bidang apa .
Seminar yang berlangsung dari jam 08.00 hingga 11.00 berlangsung sangat menarik , karena seluruh peserta dan nara sumber terjalin komunikasi interaktif , peserta banyak melakukan berbagai pertanyaan sehingga mereka tidak pasif. Pada kesempatan tersebut seluruh peserta seusai seminar mendapat sertifikat secara gratis yang sudah di sediakan oleh panitia penyelenggara (YHT/dar/yat/wan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *