Kades Kemiri Incumbent Suryono Tak Paham Norma Hukum, PN Jember Belum Diputus justru Gugat lagi di PTUN Surabaya

by November 18, 2019
Berita Daerah 0   755 views 0


Surabaya, paradigmaindonesia.com – Perkara gugatan yang belum mendapat kekuatan hukum yang pasti di Pengadilan Negeri (PN) Jember dengan perkara Nebis En Idem alias obyek sengketa yang sama, Suryono,49, Kepala Desa Kemiri incumbent, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember justru menyertakan menggugat calon Kades Terpilih, Baidowi,50, untuk Periode 2019 – 2025 melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya di Juanda, Sidoarjo Kamis siang lalu.

Beberapa pengurus pemilihan Kades Kemiri bersama beberapa pendukung Baidowi yang hadir di PTUN setempat dalam rangka mendengarkan agenda pemeriksaan alat bukti surat-surat yang diajukan kedua belah pihak pra persidangan dimulai, menilai dan mengatakan, bahwa langkah hukum yang dilakukan Kades incumbent identik dengan tidak menghormati proses persidangan gugatannya di PN Jember yang tengah berjalan saat ini.

Suryono mengawalinya dengan mengajukan gugatan perdatanya di PN Jember dengan nomor perkara No.95/Pdt.G/2019/PN.Jmr dan telah menjalani sidang perdana pada Kamis, 10 Oktober lalu sesuai relaas panggilan PN Jember pada 4 Oktober, namun hingga pengajuan gugatan dengan perkara Nebis En Idem lewat PTUN Surabaya di Sidoarjo itu belum mendapatkan keputusan hukum yang tetap dari majelis hakim PN Jember. Ironisnya, malah Suryono ngotot menaikkannya lagi ke PTUN dengan nomor perkara No.146/G/2019/PTUN.Sby.

“Bagaimana aturan hukum yang dilakukan Kades incumbent seperti itu, seharusnya dia menunggu dulu keputusan hukum di PN Jember demi menghormati lembaga peradilan yang sama. Langkah itu sepertinya bisa disebut sebagai spekulasi, kalau kalah di PN Jember masih bisa diharapkan di PTUN. Ya gak bisa begitu dong”, ujar beberapa pendukung Baidowi dari Surabaya yang hadir di PTUN Kamis lalu.

Selain itu, kata mereka dengan penilaian yang sama, Kades incumbent itu bersama saksi-saksinya sudah diberi waktu selama satu jam kepada pihak Suryono setelah berakhirnya penghitungan suara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB seusai pemilihan dilakukan pada 26 September 2019 yang kemudian diumumkan Baidowi berhasil memenangkan pemilihan Kades Kemiri periode 2019 -2025, untuk mengajukan keberatan jika ada pelanggaran, kecurangan, tidak Luber Jurdil dan hal-hal lain yang tak diinginkan para konstituen demokrasi tingkat desa tersebut, namun tak ada yang mengajukan keberatan dan disimpulkan Kades incumbent terima kekalahannya.

Usai verifikasi alat bukti surat-surat yang dilakukan tim verifikasi PTUN, Yudha Hery Wicaksono,SH ketika dikonfirmasi media ini terkait kesempatan waktu satu jam diberikan kepada kliennya, Suryono untuk mengajukan protes jika terjadi hal-hal yang tak memuaskan Kades incumbent yang kalah itu, mengatakan, bahwa menurut versi pihak sana sesudah satu jam, tapi kalau pihak Suryono dalam waktu satu jam dan tidak ada fakta berita acara dari BPKD yang menyatakan perhitungan suara terakhir sekian lama.

“Ya nanti khan ada argumentasi dari masing-masing yang berkepentingan di pengadilan. Yang jelas kami menuntut Pilkades Ulang”, kata pengacara itu seraya menambahkan Suryono berakhir jabatan kadesnya pada 3 Desember depan, sedang pelantikan kades terpilih nanti pada tanggal 4 Desember dan persidangan perdana gugatan Suryono tersebut akan berlangsung Kamis minggu depan. Adapun pihak tergugat dalam sengketa pilkades Kemiri tersebut, Mursidi selaku ketua Panitia Pemilihan Kades Kemiri (Tergugat I), Zubayri, Sekpanpilkades Kemiri (Tergugat II), Muhammad Muhlis,S.Pd, Ketua BPD Kemiri (Tergugat III) dan Baidowi, Calon Kades Kemiri terpilih hanya sebagai Turut Tergugat

Baidowi yang berprofesi sebagai guru berdomisili di Dsn Tenggiling, Desa Kemiri dalam pemilihan kades Kemiri secara serentak se-Kabupaten Jember pada 26 September lalu dengan nomor urut 1 meraup suara terbanyak yakni 2.594, sedang kades incumbent Suryono nomor urut 2 mendapat 2.590 suara dan Muhammad Muhlis S.Pd, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kemiri langsung mengajukan pelantikan calon kades terpilih Desa Kemiri 2019 yakni Baidowi kepada Ibu Bupati Jember c/q Bapak Camat Panti melalui suratnya pada Kamis 26 September 2019 untuk dilantik serentak pada 4 Desember mendatang.(yatt/Akb/Fd)

Suryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.