Komandan Pusdikpel Kodiklatal Tutup Lattek Menembak Meriam dan Demolisi

by November 17, 2018
Angkatan Laut Berita TNI 0   315 views 0

 

Probolinggo, Paradigmaindonesia.com Komandan Pusat Pendidikan Pelaut (Danpusdikpel) Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) Kodiklatal Kolonel Laut (P) Tunggul secara resmi menutup Latihan Praktek (Lattek) menembak meriam dan demolisi Siswa Pusdikpel yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Pantai Paiton Probolinggo Jawa Timur.(16/11).
Lattek menembak meriam dan demolisi yang telah berlangsung dari tangal 12 sampai dengan 17 Nopember 2018 tersebut melibatkan 114 personel dengan rincian Antap dan pendukung 41 orang, Siswa Dikspespa SAA dan SBA 13 orang, Siswa Dikmata Angkatan XXXVIIIGelombang I kejuruan Bah, Nav, Mer dan Amo 60 orang.

Komandan Pusdikpel Kodiklatal Kolonel Laut (P) Tunggul dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta dan pelatih yang telah melaksanakan latihan dengan serius dan dalam keadaan aman. Menurutnya dengan keberhasilan dan kemanan selama latihan, hendaknya disyukuri dengan memanjatkan doa puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, hanya atas bimbingan dan petunjuk-NYAlatihan ini dapat berjalan dengan selamat, lancar, aman tanpa mengalami hambatan yang berarti.

Adapun keberhasilan dalam latihan yang dicapaiini selain bimbingan dari Allah SWT juga akumulasi dari beberapa faktor yang mendukung. Faktor faktor tersebut antara lain tim penyelenggara yang cukup berpengalaman, pemahaman yang baik dan benar oleh para siswa tentang prosedur penembakan dan peledakan baik teori maupun pada saat praktekserta lingkungan yang cukup mendukung sebagai wujud keberhasilan dalam koordinasi dan kerja sama dengan masyarakat sekitar.

Kepada para siswa peserta latihan Komandan Pusdikpel menyampaikan beberapa penekanan diantaranya setelah selesainya latihan menembak, para siswa tetaplah terus berlatih dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya, selain itu memanfaatkan sisa waktu pendidikan yang ada untuk selalu mengembangkan diri dengan kreasi dan inovasi agar para siswa tumbuh menjadi prajurit yang handal dan disegani.

Selain itu hal yang perlu digaris bawahi sebagai hamba Tuhan yang bertaqwa adalah selalu berdo’a dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tetap menjaga kesamaptaan jasmaniagar selalu prima karena hal tersebut sebagai bekal dalam menghadapi tugas berikutnya di kesatuan operasional maupun pendirat. (wan/yat/Kodiklatal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *