Panglima TNI Serahkan Hadiah Kejuaraan TNI International Marathon 2018 di Kuta Mandalika

by November 5, 2018
Berita TNI 0   266 views 0


Lombok, paradigmaindonesia.com – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyerahkan hadiah kepada para pemenang kejuaraan TNI International Marathon 2018 di Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (4/11/2018).
Kejuaraan TNI International Marathon I 2018 tersebut diikuti 6.000 pelari nasional dari dalam negeri maupun luar negeri, personel TNI, Polri, serta personel Angkatan Bersenjata dan Kepolisian dari negara sahabat.
Peserta yang berhasil menjadi juara pada kategori pertandingan lari 5 kilometer (5K), 10K, 21K, dan 42K diberikan hadiah pembinaan.
Hadir dalam kegiatan penyerahan hadiah TNI International Marathon 2018 dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI tahun 2018 ini, antara lain Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Gubernur NTB Zulkieflimansyah, pejabat utama TNI, dan para pejabat mudpida setempat.
Sebelumnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyaksikan pertunjukan di panggung utama TNI International Marathon. Hadi sempat diajak seorang penyanyi untuk menyanyikan lagu kesukaannya, yakni milik almarhum Chrisye berjudul ‘Cintaku’.
“Ini lagu kesukaan Panglima, mungkin bisa nyanyi sama-sama,” kata sang penyanyi bernama Ayuna di atas panggung di Pantai Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (4/11/2018).
Ayuna kemudian turun ke panggung, menyambangi meja Hadi dan istri, Nanik Hadi Tjahjanto. Hadi kemudian berdiri dari tempat duduk dan bernyanyi.Setelah lagu usai, Hadi dan Nanik berkesempatan memberikan penghargaan dan hadiah kepada pelari tercepat di TNI International Marathon. Ada dua kategori pemenang lomba, yaitu internasional dan nasional.
“Pemenang pertama half marathon 21 K yakni Joshua dari Kenya dan berhak mendapat Rp 165 juta,” kata seorang MC di atas panggung.
Bergantian, giliran Nanik yang memberi penghargaan secara simbolik ke pelari nasional tercepat. Pelari nasional yang menang di kategori 21 kilometer, yakni Agus Prayogo dengan durasi waktu 1 jam 11 menit. Agus berhasil membawa pulang hadiah sebesar Rp 125 juta.
Masih di acara TNI International Marathon, personel gabungan TNI-Polri sempat melakukan atraksi aerobatik dan aksi terjun payung.
Ada 73 penerjun payung yang melintas di langit Mandalika, Lombok. Warga yang menyaksikan aksi terjun payung itu tak henti-hentinya memberikan tepuk tangan setiap pendaratan penerjun di bibir Pantai Mandalika.(tik/wan/yat/tniad/idn/gbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *