Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) beri wawasan kebangsaan WNI di Lebanon

by Desember 17, 2018

 

Paradigmaindonesia.com- Guna menumbuhkan semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme, Prajurit Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366 berikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 133 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Lebanon, Minggu (16/12) bertempat di Batroun Village, Lebanon.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Lebanon Achmad Chozin Chumaidy dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon dengan Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL.

Adapun pengisi materi dalam pembekalan tersebut adalah Kapten Laut (KH) Friget Wiyanto,S.H., (perwira hukum satgas MTF XXVIII-K) yang didampingi Perwira Psikologi Lettu Laut (KH) Wahyu Gunawan, S.Psi, dan Perwira Kesehatan Lettu Laut (K) dr. Bimo Mukti W.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, menyampaikan bahwa sikap dan perilaku patriotik justru dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti saling tolong menolong, sikap saling menghormati, menciptakan kerukunan beragama serta menghargai dan melestarikan budaya bangsa.

Menurutnya, wawasan kebangsaan saat ini begitu penting dan perlu ditumbuhkan, agar persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tidak terpecah-pecah.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan, cara pandang terhadap wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan untuk menghindari benih-benih primodialisme, fanatisme kelompok, fanatisme golongan, kesukuan, dan lain-lain yang menimbulkan perpecahan.

“Untuk itu dalam mencegahnya, diperlukan pemahaman wawasan kebangsaan dengan memberikan sosialisasi kepada warga negara Indonesia di Lebanon baik mahasiswa maupun yang bekerja terkait pentingnya pembelajaran kesadaran berbangsa dan bernegara kepada seluruh lapisan warga negara Indonesia di Lebanon, seperti dalam kegiatan ini,” tambahnya

Acara pembekalan wawasan kebangsaan diawali dengan kegiatan outbound yang melibatkan seluruh peserta dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan. Peserta yang menerima pembekalan terdiri dari 68 mahasiswa Indonesia, 40 staf KBRI beserta keluarga, dan 25 warga Indonesia yang bekerja di Lebanon dengan jumlah total 133 peserta. (wan/yat/tnial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *