TNI AU Dukung SMA Taruna Angkasa

by Februari 13, 2018
Angkatan Udara Berita Utama TNI 0   1.1K views 0

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Madya TNI Yuyu Sutrisna dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo menandatangani MoU pembentukan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim di Madiun.

Paradigmaindonesia – TNI Angkatan Udara siap mendukung terlaksananya SMA Negeri 3 Taruna Angkasa di Madiun. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Pemprov Jatim dengan TNI AU di Gedung Negara Grahadi, Senin (12/2).

Kerjasama ini untuk mewujudkan sekolah dengan kurikulum khusus bela negara dan kedirgantaraan. Nantinya, para siswa di sekolah unggulan ini diajarkan kedisiplinan, fisik, ilmu pengetahuan, dan jiwa kebangsaan. Selain itu juga mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti hormat kepada guru dan orang tua.

Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Madya TNI Yuyu Sutrisna menuturkan, pendidikan di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim bukanlah militerisme. Sekolah ini mengedepankan nilai-nilai kedisiplinan, termasuk taat kepada guru dan orang tua, bela negara, dan kedirgantaraan.

Selain wawasan kebangsaan dan iptek, SMA Negeri 3 Taruna Angkasa juga mengajarkan ilmu kedirgantaraan. Dengan pengetahuan ini, diharapkan masyarakat akan memahami tentang kedirgantaraan sejak dini.

Dia menambahkan, dukungan fasilitas yang disediakan Pemprov Jatim sangat membantu dalam melangsungkan proses pendidikan. Sementara itu, TNI AU sendiri akan menerjunkan tenaga pendidik yang tinggal di asrama bersama murid. “Tujuannya agar bisa mengawasi dan memberikan ilmu lebih intensif kepada murid dan juga agar tidak salah arah,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengharapkan keberadaan SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim membawa virus positif dalam meningkatkan wawasan kebangsaan sehingga bisa ditiru sekolah lainnya. “Secara tidak langsung, juga menciptakan manusia yang unggul melalui kerjasama dengan TNI AU,” tegas Pakde Karwo.

SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jatim, lanjutnya, pada tahun ini sudah membuka tahun ajaran baru. Kurikulum sudah disusun oleh Dinas Pendidikan Jatim yang bekerjasama dengan TNI AU. “Para murid disediakan asrama sehingga penerapan kedisiplinan sudah bisa dilakukan sejak bangun tidur pagi, yang dilanjutkan dengan sholat berjamaah,” tambahnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *