Antisipasi Hal Buruk, Pelatih dan Pengasuh Departemen Marinir AAL Terima Pelatihan Keslap

by Desember 17, 2021

Surabaya, paradigmaindonesia.com-Untuk mengantisipasi hal terburuk yang menimpa peserta dalam pelaksanaan latihan lapangan, Pelatih dan Pengasuh dijajaran Departemen Marinir Akademi Angkatan Laut (Depmar AAL) mengikuti Pelatihan Kesehatan Lapangan (Keslap) yang digelar di Gedung Usman Harun, Depmar AAL, Kesatrian Bumimoro, Surabaya, Rabu (15/12).

Menurut Kepala Departemen Marinir (Kadepmar) AAL, Kolonel Marinir Datuk Sinaga mengatakan bahwa pelatihan kesehatan lapangan ini dilangsungkan selama dua hari mulai 14 – 15 Desember 2021 dengan menghadirkan Kapten Laut (K/W) dr. Luh Putu Surya H sebagai narasumber dan tim peraga dari Rumkital drg. Nainggolan AAL.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman kepada seluruh personel Depmar AAL tentang pemberian pertolongan pertama pada korban kecelakaan sebelum penanganan lebih lanjut oleh Tim Medis, yang mungkin terjadi selama melaksanakan latihan khususnya latihan Taruna Korps Marinir,” terangnya.

Kegiatan pertolongan pertama di lapangan ini lanjutnya, juga merupakan salah satu penekanan Gunbernur AAL, Mayjen TNI Nur Alamsyah, yang telah diprogramkan lembaga guna memberi pengetahuan dan ketrampilan dasar bagaimana mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin menimpa peserta saat pelaksaaan latihan di lapangan.

Sedangkan sasaran latihan tambahnya, tiap-tiap personel Depmar AAL mempunyai bekal dasar dalam penanganan pertama pada korban kecelakaan sehingga bisa menunjang dalam penugasan ataupun latihan apabila terjadi insiden tanpa harus menunggu penanganan dari tim medis atau kesehatan.

Sementara itu narasumber mengatakan bahwa latihan yang berlangsung secara teori maupun praktek tersebut untuk memberikan kemampuan dasar para pelatih di Depmar AAL, dalam berpikir secara konsepsional dan bertindak secara trampil guna menangani korban kecelakaan serta menunjang kemampuan dasar perorangan prajurit disaat pertolongan pertama pada kecelakaan.

“Bersikap tidak panik dan tepat dalam mengambil tindakan pertama dalam melakukan pertolongan terhadap korban,” terang dr.Putu.

Dalam pelatihan ini lanjutnya, para peserta mendapatkan materi pelatihan Keslap dengan materi P3K terhadap Heat Stroke, Patah Tulang, Korban tenggelam, gigitan binatang berbisa, pendarahan, balut – membalut, pengangkutan orang luka improvisasi tandu dan perangkat Kesehatan Lapangan.( wan/aal/yat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.